welcome to My Blog!!!! mohon maaf apabila hasilnya tidak sempurna.

laporan VLAN

Nama : Luthfini As

VLAN

emateri : Bu.Netty

Kelas : 3 TKJ –A

Tanggal : 23 Agustus 2010

Teknik Komputer dan Jaringan

SMKN 1 CIMAHI

I.Tujuan

- Mengetahui fungsi dari VLAN

- Dapat membuat VLAN

- Mengetahui cara mengkonfigurasikan manageable switch

II.Pendahuluan

VLAN merupakan suatu model jaringan yang tidak terbatas pada lokasi fisik seperti LAN , hal ini mengakibatkan suatu network dapat dikonfigurasi secara virtual tanpa harus menuruti lokasi fisik peralatan. Penggunaan VLAN akan membuat pengaturan jaringan menjadi sangat fleksibel dimana dapat dibuat segmen yang bergantung pada organisasi atau departemen, tanpa bergantung pada lokasi workstation. Teknologi VLAN (Virtual Local Area Network) bekerja dengan cara melakukan pembagian network secara logika ke dalam beberapa subnet.

Antar VLAN dapat berkomunikasi asalkan VLAN ID pada VLAN tersebut sama .

III.Alat dan Bahan

- PC

- Cable serial

- Cable UTP

- Packet Tracer simulator

- Manageable swtich Level-One

- Manageable switch D-LINK

IV. Langkah Kerja

PACKET TRACER (

VIA CLI )

TOPOLOGI

PC 1 : PC Ruang guru umum 1

PC 2 : PC Ruang Perpustakaan

PC 3 : PC Ruang Guru TKJ

PC 4 : PC Ruang Guru umum 2

PC 5 : PC Ruang ICT

PC 6 : PC utama ruang siswa

1

192.168.1.1

101

fa0/1

2

192.168.1.2

121

fa0/2

3

192.168.1

.3

21

2

fa0/3

1

192.168.1.4

101

fa0/4

2

192.168.1.5

121

fa0/5

3

192.168.1.6

212

fa0/6

Pada sebuah sekolah ,memiliki ruangan – ruangan yang dapat berbagi data :

Ruang guru umum 1 & Ruang Guru umum 2 : VLAN 1 ( VLAN ID 101, PC1 & PC4)

Ruang Perpustakaan & Ruang ICT : VLAN 2 ( VLAN ID 202, PC2 & PC5)

Ruang Guru TKJ & PC utama ruang siswa : VLAN 3 ( VLAN ID 121, PC3 & PC6)

Sekolah ingin meminimalkan penggunaan alat, yaitu hanya ruang guru umum 1 & 2

(VLAN 1) yang dapat berbagi data nilai sedangkan ruang yang lain tidak bias m

engakses VLAN 1, begitu juga VLAN 2, (euangan perpustakaan dan ICT) dimana hanya VLAN 2 saja yang bias berkomunikasi. Serta VLAN 3 (ruang guru TKJ & dan computer utama runag siswa 1) hanya dapat berkomuinikasi agar PC ruang guru dapat memberikan tugas kepada siswa melalui computer utama ruang 1.

1. Aktifkan

manageable switch

Switch>enable

2. Masuk pad

a config terminal

Switch#configure term

inal

3. Konfigurasikan

setiap interface

dengan ketentuan

seperti tabel di atas



4. Dengan demikian

antar VLAN tersebut dapat berkomunikasi dengan VLAN yang telah dit

entukan seperti tabel di atas

· Hasil Praktek.

Ping dari VLAN 1 KE

VLAN 3


Ping dari VLAN 1 KE

VLAN 2


ping dari VLAN 1 KE

VLAN 4


Managable Switch Level-One (Menu)

  1. Hubungkan manageable switch level-one menggunakan cable serial ke computer
  2. Buka Hyper Terminal
  3. isikan nama saat Hyper Terminal muncul, setelah itu klik 0K

  1. Pilih Connect using menjadi COM1, klik O.k

Keterangan : COM adalah port serial


  1. Pilih Bit per second : 9600

Data Bit : 8

Parity : none

Stop bits : 1

Flow control :None

Setelah itu klik OK.


  1. setelah itu, isikan username dan password pada switch level-one

user name : root

password : root


  1. Pilih VLAN Configuration


  1. Pada VLAN Configuration pilih VLAN Configuration

  1. Untuk menambah VLAN Group List pilih Add, misalnya pada gambar dibawah ini ada 3 Group List yaitu 101,121,202

  1. untuk mengedit pilih Edit dan akan muncul tampilan berikut :

a. Pada VLAN Group 101 :

b. Pada VLAN Group 202 :


c. Pada VLAN Group 121 :

Keterangan :

Port : Port yang digunakan pada VLAN agar VLAN yang ditentukan dapat berkomunikasi

Member : Member adalah port yang mempunyai no ID VLAN yang sama



Managable Switch Level-One (WEB)

1. Jadikan komputer anda 1 network dengan IP default Switch Level-One

2. Pada browser masukan ip 192.168.16.1

user name : root

password : root

3. Pilih VLAN Configuration

4. lalu akan muncul tampilan berikut, klik addnew untuk menambahkan VLAN Group

5. Untuk mengedit isi dari VLAN Group klik nama group VLAN dan akan muncul tampilan berikut

a. Jika mengklik 101 maka akan muncul tampilan berikut :

b. Jika mengklik 202 maka akan muncul tampilan berikut :

c. Jika mengklik 121 maka akan muncul tampilan berikut :

Managable Switch D-Link (CLI)

1. Hubungkan manageable switch D-Link menggunakan cable serial ke computer

2. Buka Hyper Terminal

3. isikan nama saat Hyper Terminal muncul, setelah itu klik 0K


4. Pilih Connect using menjadi COM1, klik O.k

Keterangan : COM adalah port serial

5. Pilih Bit per second : 9600

Data Bit : 8

Parity : none

Stop bits : 1

Flow control :None

Setelah itu klik OK.

6. maka akan muncul tampilan berikut

7. Untuk menambahakan VLAN Group List ketikan create vlan

8. untuk melihat VLAN Group yang telah dibuat dengan mengetikan show vlan

9. konfigursikan VLAN seperti scenario di atas ,setting port 1 & 4 menjadi group vlan 101; port 2 & 5 menjadi group vlan 202; port 3 & 6 menjadi group vlan 121

10. untuk melihat apakan port yang dikonfigursikan sudah dalam VLAN Group lihat dengan perintah show vlan

11. Save Konfigurasi


V. Kesimpulan

Jadi dengan melakukan praktek ini , kita dapat membuat VLAN dengan menggunakan manageable switch yaitu dengan tiga cara , secara menu ,web-base,dan command line. Tentunya dengan begitu kita dapat memilih cara mana yang paling mudah untuk digunakan, juga kita dapat mengkonfigurasikan dengan baik cara ketiga – tiga nya .

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Laporan Instalasi WAN-Praktek Noise

Nama : Luthfini Ambar Sari
Kelas : 3 TKJ A
No Absen : 16
Tanggal : 29 September 2010
Pemateri : Pa Rudi dan Pa Yogas

  • Tujuan
1. Mengetahui konsep dari Noise
2. Melakukan konfigurasi Ad-hoc saat membangun konksi sendiri
3. Menganalisa Noise saat melakukan koneksi
4. mengetahui range signal yang baik sampai ke range signal yang kurang baik

  • Pendahuluan
Noise merupakan sinyal listrik yang tidak diinginkan. Tambahan sinyal yang tidak diinginkan ini dalam suatu proses komunikasi ini merupakan faktor pembatas utama dalam sistem komunikasi data. Bila noise terjadi dalam suatu sistem komunikasi maka sistem komunikasi akan mengalami gangguan. Gangguan yang terjadi dapat menyebabkan proses komunikasi terganggu atau bahkan dapat memutuskan proses komunikasi.
Berdasarkan sumbernya, noise bisa dibedakan menjadi dua katagori :
  1. Noise internal adalah noise yang dibangkitkan oleh komponen-komponen dalam sistem komunikasi.
  2. Noise eksternal Dihasilkan oleh sumber di luar sistem komunikasi. Ada dua macam noise eksternal yaitu noise buatan manusia (man-made noise) dan noise alami (ekstra terrestrial).
Noise dalam sistem komunikasi dapat dikelompokkan menjadi empat jenis yaitu:
a. Thermal Noise atau White Noise
b. Intermodulation Noise
c. Crosstalk
d. Impulse Noise

  • Alat dan bahan
1. 7 unit PC
2. 1 unit Laptop
3. USB Wireless
4. Access Point
5. Software Netstumbler (pada Windows)

  • Langkah kerja
1. Aktifkan Wireless pada laptop yang akan digunakan
2. Pasangkan USB Wireless pada masing-masing PC
3. Buka software Netstumbler
4. Lalu amati signal yang diterima dan berapa noise yang diterima

  • Hasil Kerja
  • Dari kelompok 8 ke kelompok 1

Pembuktian :
SNR
= Signal – Noise
= -32 – (-100)
= 68 dbm

Watt
= 68dbm + log 10
= 69 Watt

Berdasarkan hasil pratikum perhitungan diatas, maka sinyal diatas termasuk 29dbm ke atas atau bagus sekali (Out Standing)

  • Dari kelompok 8 ke kelompok 2

Pembuktian:
SNR
= Signal – Noise
= -54 – (-100)
= 46 dbm

Watt
= 46dbm + log 10
= 47 Watt

Berdasarkan hasil pratikum perhitungan diatas, maka sinyal diatas termasuk 29dbm ke atas atau bagus sekali (Out Standing)

  • Dari kelompok 8 ke kelompok 3

Pembuktian :
SNR
= Signal – Noise
= -54-(-100)
= 46 dbm

Watt
= 46 + log 10
= 47 Watt

Berdasarkan hasil pratikum perhitungan diatas, maka sinyal diatas termasuk 29dbm ke atas atau bagus sekali (Out Standing)

  • kelompok 8 ke kelompok 4

Pembuktian :
SNR
= Signal – Noise
=-66-(-100)
= 34 dbm

Watt
= 34 + log 10
= 35 Watt

Berdasarkan hasil pratikum perhitungan diatas, maka sinyal diatas termasuk 29dbm ke atas atau bagus sekali (Out Standing)

  • Dari kelompok 8 ke kelompok 5

Pembuktian :
SNR
= Signal – Noise
= -52 –(-100)
= 48 dbm

Watt
= 48 + log 10
= 49 Watt

Berdasarkan hasil pratikum perhitungan diatas, maka sinyal diatas termasuk 29dbm ke atas atau bagus sekali (Out Standing)

  • Dari kelompok 8 ke kelompok 6

Pembuktian :
SNR
= Signal – Noise
= -42 – (-100)
= 58 dbm

Watt
= 58 + log 10
= 59 Watt

Berdasarkan hasil pratikum perhitungan diatas, maka sinyal diatas termasuk 29dbm ke atas atau bagus sekali (Out Standing)

  • Kelompok 8 ke kelompok 7


Pembuktian :
SNR
= Signal – Noise
= -50 – (-100)
= 50 dbm

Watt
= 50 + log 10
= 51 Watt

Berdasarkan hasil pratikum perhitungan diatas, maka sinyal diatas termasuk 29dbm ke atas atau bagus sekali (Out Standing)

  • Mengapa semua sinyal yang didapat termasuk Out Standing ? Karena pratikum yang kami lakukan masih dalam area yang berdekatan sehingga noise yang diterima hanyalah sedikit.
  • Keterangan:
1) 29dbm ke atas atau bagus sekali (Out Standing)
2) 20dbm-28,9 dbm atau koneksi stabil (Excellent)
3) 11,0dbm-19,9dbm atau sinkronisasi sinyal ADSL berlangsung lancar (Good)
4) 07,0dbm-10,9dbm atau rentan terhadap variasi perubahan kondisi pada jaringan (Fair)
5) 0,0dbm-06,9dbm atau sinkronisasi sinyal gagal atau tidak lancar (Bad)

  • Kesimpulan
Jadi dengan melakukan praktek ini klita dapat mengetahui noise yang muncul dari proses pengkoneksian pada tiap-tiap PC yang dikoneksikan,dapat mengkonfigurasi ad-hoc, dan juga dapat mengetahui range signal antara signal yang baik dan signal yang kurang baik.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments